Judul : So, I Married the Anti-fan
Penulis : Kim Eun Jeong
Edisi :
Bahasa Indonesia
Penerjemah : Putu Pramania Adnyana
Penerbit :
Haru
Tebal : 525 halaman
Terbit : Cetakan kedua, November 2015
ISBN : 978-602-7742-61-1
Blurb
Aku
tinggal dengan idola paling terkenal se-Korea.
Tapi…
Aku adalah antifan-nya.
H,
salah satu bintang pemicu hallyu wave akan
tinggal
dengan antifan-nya dalam sebuah variety show.
Mr.
H: Tentu saja aku bisa menangani
antifan-ku.
Aku ini pria yang penuh dengan
kejutan.
Ms.
L: Sebagai antifan-nya, aku akan membuka semua
rahasia
busuknya. Lihat saja nanti.
Begitu
berita itu keluar, para fans Mr. H segera membentuk
pertahanan
untuk melindungi idolanya.
Dan
jika Ms. L melukai Mr. H barang sedikit pun maka
mereka
tidak segan-segan untuk bertindak.
REVIEW
Kehidupan
Lee Geun Yong berubah total ketika ia—dengan tidak sengaja—memuntahkan isi
perutnya dan mengenai sepatu putih bersih milik seorang selibriti ternama, Hu
Joon. Awalnya, Geun Yong yang terlalu banyak menenggak alkohol dan merasa
pusing karena perutnya yang sama sekali belum terisi makanan berniat pergi ke
toilet, tapi kemudian dia mengurungkan niatnya karena ada kejadian yang
seharusnya tidak ia lihat ketika Hu Joon berbuat kasar kepada seorang gadis
cantik bergaun merah. Geun Yong tidak menyangka bahwa selebriti yang terkenal
ramah itu bisa berbuat sekejam itu sampai membuat seorang gadis menangis. Karena
ingin memberikan privasi kepada mereka Geun Yong memutuskan untuk kembali meski
jiwa wartawannya memberontak ingin menyaksikan kejadian itu sampai selesai
kemudian mempublikasikannya. Tapi malangnya, asam lambung dan alkohol yang kian
mendesak ingin dikeluarkan malah membuat Geun Yong sial.
Esok harinya Geun Yong dipecat dari tempat kerjanya. Merasa tidak terima diperlakukan seperti itu Geun Yong menyusun rencana untuk membalaskan dendamnya kepada Hu Joon.
“Memang, di mana - manatiada asap tanpa api.Tapi yang bisa meredamasap itu kan kantor ini juga.”hlm.69
Perseteruan antara Geun Yong dan Hu Joon menarik perhatian seorang PD Han Myung Soo yang terkenal akan tangan midasnya dalam program variety show. Geun Yong sama sekali tidak bisa membayangkan kalau sampai ia syuting dengan orang yang membuatnya kehilangan pekerjaan, apa lagi selama 4 bulan. Mana Mungkin! Tapi berpikir bahwa dia bisa mempunyai tempat tinggal, membayar tagihan listriknya, dan bayaran yang super menakjubkan membuat kupu-kupu dalam perutnya beterbangan.
Kau tahu, kalau bukangara-gara kau,aku tidak akan seperti ini!Semua ini gara-gara kau.Kau bahkan tidak minta maaf padaku.”hlm.102
Kehidupan Geun Yong menjadi manager seorang artis yang sangat dibencinya membuatnya tersiksa. Hu Joon seolah memanfaatkan kegiatan syuting untuk mempermalukan dan menyiksanya. Untung ada Ji Hyang yang selalu tersenyum dan memberinya semangat ketika tatapan tajam Hu Joon menusuk hatinya.
Novel bergenre roman komedi ini mungkin
sering dijumpai dalam drama-drama Korea. Tapi ketika cerita tersebut dibungkus
dalam bentuk tulisan, sensasinya akan berbeda. Kita bisa membayangkan bagaimana
ekspresi Geun Yong yang digambarkan oleh si penulis dan bagaimana berdebarnya dia
ketika menatap mata Hu Joon.
Dan lagi, novel ini menambah keingintahuan
kita tentang kehidupan artis Korea yang ternyata tidak semudah yang kita kira. Cerita
tentang bagaimana Hu Joon menjalani dunia ke-artisannya dengan bahagia sangat
berbanding terbalik dengan apa yang sebenarnya dia rasakan.
So, I Married the Anti-Fan adalah novel
terjemahan Korea yang pertama kali aku
baca, jadi tentu saja ini juga karya Kim Eun Jeong pertama yang aku baca. Jujur
saja, judul novel ini adalah alasan utamaku mulai tertarik untuk membacanya. Belum
lagi dengan cover barunya yang menampilkan gambar cowok ganteng yang makin
membuatku ingin memiliki novelnya.
Ketika membaca novel ini, jujur saja, di awal bab aku sempat merasa bosan dengan jalan ceritanya (maklum saja karena aku penggemar cerita romantis, jadi aku menunggu-nunggu kapan kisah romantis Geun Yong dan Hu Joon dimulai xD) tapi ketika kau mulai membuka lembar demi lembar selanjutnya, kau akan merasakan keengganan untuk beranjak. Aku bahkan tidak sadar sudah berapa lama aku terhipnotis sampai Mama masuk ke dalam kamar menyuruhku tidur karena memang sudah lewat tengah malam xDD. Penerjemahannya pun mulus, sehingga sangat mudah dipahami. Ada catatan kecil untuk mengartikan istilah asing yang membuat ilmu kita bertambah.
Ketika membaca novel ini, jujur saja, di awal bab aku sempat merasa bosan dengan jalan ceritanya (maklum saja karena aku penggemar cerita romantis, jadi aku menunggu-nunggu kapan kisah romantis Geun Yong dan Hu Joon dimulai xD) tapi ketika kau mulai membuka lembar demi lembar selanjutnya, kau akan merasakan keengganan untuk beranjak. Aku bahkan tidak sadar sudah berapa lama aku terhipnotis sampai Mama masuk ke dalam kamar menyuruhku tidur karena memang sudah lewat tengah malam xDD. Penerjemahannya pun mulus, sehingga sangat mudah dipahami. Ada catatan kecil untuk mengartikan istilah asing yang membuat ilmu kita bertambah.
Meski ada pengulangan kalimat yang aku temui di bab awal, yaitu kalimat “Setelah semalam suntuk ‘berpesta’ dengan para zombie itu, kini” yang ditulis kembali di lembar berikutnya. Tapi secara keseluruhan, novel satu ini sangat recommended sekali untuk dibaca. Apalagi bagi kalian pencinta kisah romantis harus siap-siap untuk terbawa suasana dengan kisah Geun Yong dan Hu Joon ini. Dan bagi penggemar K-Pop, jangan lewatkan kisah yang membuatmu akan berharap menjadi perempuan yang dipeluk erat oleh Hu Joon. xDD

Tidak ada komentar:
Posting Komentar