Jumat, 04 Maret 2016

[Book Review] So, I Married the Anti-fan by Kim Eun Jeong





Judul            : So, I Married the Anti-fan
Penulis         : Kim Eun Jeong
Edisi            : Bahasa Indonesia
Penerjemah : Putu Pramania Adnyana
Penerbit       : Haru
Tebal           : 525 halaman
Terbit           : Cetakan kedua, November 2015
ISBN            : 978-602-7742-61-1

Blurb  
Aku tinggal dengan idola paling terkenal se-Korea.
Tapi… Aku adalah antifan-nya.
H, salah satu bintang pemicu hallyu wave akan
tinggal dengan antifan-nya dalam sebuah variety show.
Mr. H: Tentu saja aku bisa menangani
antifan-ku. Aku ini pria yang penuh dengan
kejutan.
Ms. L: Sebagai antifan-nya, aku akan membuka semua
rahasia busuknya. Lihat saja nanti.
Begitu berita itu keluar, para fans Mr. H segera membentuk
pertahanan untuk melindungi idolanya.
Dan jika Ms. L melukai Mr. H barang sedikit pun maka
mereka tidak segan-segan untuk bertindak.

REVIEW
Kehidupan Lee Geun Yong berubah total ketika ia—dengan tidak sengaja—memuntahkan isi perutnya dan mengenai sepatu putih bersih milik seorang selibriti ternama, Hu Joon. Awalnya, Geun Yong yang terlalu banyak menenggak alkohol dan merasa pusing karena perutnya yang sama sekali belum terisi makanan berniat pergi ke toilet, tapi kemudian dia mengurungkan niatnya karena ada kejadian yang seharusnya tidak ia lihat ketika Hu Joon berbuat kasar kepada seorang gadis cantik bergaun merah. Geun Yong tidak menyangka bahwa selebriti yang terkenal ramah itu bisa berbuat sekejam itu sampai membuat seorang gadis menangis. Karena ingin memberikan privasi kepada mereka Geun Yong memutuskan untuk kembali meski jiwa wartawannya memberontak ingin menyaksikan kejadian itu sampai selesai kemudian mempublikasikannya. Tapi malangnya, asam lambung dan alkohol yang kian mendesak ingin dikeluarkan malah membuat Geun Yong sial.

Esok harinya Geun Yong dipecat dari tempat kerjanya. Merasa tidak terima diperlakukan seperti itu Geun Yong menyusun rencana untuk membalaskan dendamnya kepada Hu Joon.

“Memang, di mana - mana
tiada asap tanpa api.
Tapi yang bisa meredam
asap itu kan kantor ini juga.”
hlm.69

Perseteruan antara Geun Yong dan Hu Joon menarik perhatian seorang PD Han Myung Soo yang terkenal akan tangan midasnya dalam program variety show. Geun Yong sama sekali tidak bisa membayangkan kalau sampai ia syuting dengan orang yang membuatnya kehilangan pekerjaan, apa lagi selama 4 bulan. Mana Mungkin! Tapi berpikir bahwa dia bisa mempunyai tempat tinggal, membayar tagihan listriknya, dan bayaran yang super menakjubkan membuat kupu-kupu dalam perutnya beterbangan. 

Kau tahu, kalau bukan
gara-gara kau,
aku tidak akan seperti ini!
Semua ini gara-gara kau.
Kau bahkan tidak minta maaf padaku.”
hlm.102

Kehidupan Geun Yong menjadi manager seorang artis yang sangat dibencinya membuatnya tersiksa. Hu Joon seolah memanfaatkan kegiatan syuting untuk mempermalukan dan menyiksanya. Untung ada Ji Hyang yang selalu tersenyum dan memberinya semangat ketika tatapan tajam Hu Joon menusuk hatinya.

Novel bergenre roman komedi ini mungkin sering dijumpai dalam drama-drama Korea. Tapi ketika cerita tersebut dibungkus dalam bentuk tulisan, sensasinya akan berbeda. Kita bisa membayangkan bagaimana ekspresi Geun Yong yang digambarkan oleh si penulis dan bagaimana berdebarnya dia ketika menatap mata Hu Joon.
Dan lagi, novel ini menambah keingintahuan kita tentang kehidupan artis Korea yang ternyata tidak semudah yang kita kira. Cerita tentang bagaimana Hu Joon menjalani dunia ke-artisannya dengan bahagia sangat berbanding terbalik dengan apa yang sebenarnya dia rasakan.

So, I Married the Anti-Fan adalah novel terjemahan Korea  yang pertama kali aku baca, jadi tentu saja ini juga karya Kim Eun Jeong pertama yang aku baca. Jujur saja, judul novel ini adalah alasan utamaku mulai tertarik untuk membacanya. Belum lagi dengan cover barunya yang menampilkan gambar cowok ganteng yang makin membuatku ingin memiliki novelnya. 

Ketika membaca novel ini, jujur saja, di awal bab aku sempat merasa bosan dengan jalan ceritanya (maklum saja karena aku penggemar cerita romantis, jadi aku menunggu-nunggu kapan kisah romantis Geun Yong dan Hu Joon dimulai xD) tapi ketika kau mulai membuka lembar demi lembar selanjutnya, kau akan merasakan keengganan untuk beranjak. Aku bahkan tidak sadar sudah berapa lama aku terhipnotis sampai Mama masuk ke dalam kamar menyuruhku tidur karena memang sudah lewat tengah malam xDD. Penerjemahannya pun mulus, sehingga sangat mudah dipahami. Ada catatan kecil untuk mengartikan istilah asing yang membuat ilmu kita bertambah.

Meski ada pengulangan kalimat yang aku temui di bab awal, yaitu kalimat “Setelah semalam suntuk ‘berpesta’ dengan para zombie itu, kini” yang ditulis kembali di lembar berikutnya. Tapi secara keseluruhan, novel satu ini sangat recommended sekali untuk dibaca. Apalagi bagi kalian pencinta kisah romantis harus siap-siap untuk terbawa suasana dengan kisah Geun Yong dan Hu Joon ini. Dan bagi penggemar K-Pop, jangan lewatkan kisah yang membuatmu akan berharap menjadi perempuan yang dipeluk erat oleh Hu Joon. xDD

- hÖshino -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar